aku suka udara sore. ia punya ekspresi tersendiri untuk menggambarkan dirinya. ia tak perlu gusar dengan mendung. ia tak perlu kadung khawatir terhanyut hujan. bahkan awan tak mampu menyibak warnanya. ia tetap memiliki kharisma. sore.
langit tak berbatas. pantas saja di sini hujan di sana tidak. langit itu bukannya bimbang, apakah ia harus menumpahruahkan bendungannya atau tidak? dimana?. jelas bukan. ini masalah tendensi massa jenis uap air, temperatur, evapotranspirasi. dan yang paling jelas lagi, inilah takdir. bumi pun tak selamanya protes karena senantiasa diguyur air hujan. air pun tak meminta untuk didrop dimana. apalagi langit, ia sama sekali tak punya otoritas untuk ber-hujan dimana pun. tapi ALLAH punya.
lagi-lagi, sore selalu punya waktu yang tepat untuk hadir. ia tak seperti mendung, hujan, dan bumi basah. apalagi becek. tapi sore selalu punya jadwal prime time di penjuru dunia. terlebih di mataku. ia adalah langit sore yang menderu-deru, yang membentang dan menyediakan hamparan untuk bola kaki, layang-layang, ketapel, karet gelang, batu kerikil, sandal jepit, ikat rambut. inilah taman bermain termegah bagi anak-anak. di bawah langit sore. buatku juga siih...
bahkan, ketika sore harus beriringan dengan hujan lebat dan gemuruh, anak-anak melepaskan sendalnya dan berlalu-lalang di tepi jalan, di tengah lapangan, di depan rumah, di sungai kecil, di kebun-kebun pasca panen, di atap rumah. tanpa layang-layang tentunya. hehe.
sore memang selalu luar biasa. apapun tampilannya. matahari kah. hujan kah. kabut kah. bahkan gerhana kah. salju? tak perlu lagi meragu. ia tetap prima, ia tetap cantik.
langit tak berbatas. pantas saja di sini hujan di sana tidak. langit itu bukannya bimbang, apakah ia harus menumpahruahkan bendungannya atau tidak? dimana?. jelas bukan. ini masalah tendensi massa jenis uap air, temperatur, evapotranspirasi. dan yang paling jelas lagi, inilah takdir. bumi pun tak selamanya protes karena senantiasa diguyur air hujan. air pun tak meminta untuk didrop dimana. apalagi langit, ia sama sekali tak punya otoritas untuk ber-hujan dimana pun. tapi ALLAH punya.
lagi-lagi, sore selalu punya waktu yang tepat untuk hadir. ia tak seperti mendung, hujan, dan bumi basah. apalagi becek. tapi sore selalu punya jadwal prime time di penjuru dunia. terlebih di mataku. ia adalah langit sore yang menderu-deru, yang membentang dan menyediakan hamparan untuk bola kaki, layang-layang, ketapel, karet gelang, batu kerikil, sandal jepit, ikat rambut. inilah taman bermain termegah bagi anak-anak. di bawah langit sore. buatku juga siih...
bahkan, ketika sore harus beriringan dengan hujan lebat dan gemuruh, anak-anak melepaskan sendalnya dan berlalu-lalang di tepi jalan, di tengah lapangan, di depan rumah, di sungai kecil, di kebun-kebun pasca panen, di atap rumah. tanpa layang-layang tentunya. hehe.
sore memang selalu luar biasa. apapun tampilannya. matahari kah. hujan kah. kabut kah. bahkan gerhana kah. salju? tak perlu lagi meragu. ia tetap prima, ia tetap cantik.
sebelum malam.
Tag :
Random
0 Komentar untuk "Sore"